CERITA CINTA 18

Kutuangkan kata dalam puisi
Walau ia tak menjelma menjadikan keindahan itu

Kini cinta telah menggodaku lagi
Dalam putusnya harapan bersamamu

Andai waktu bisa diulang
Mundur beberapa bulan yang lalu

Kutahu ia menunggu setia dalam kerja disana
Dan kau setia dalam komitmen seorang pengais ilmu

Sedang aku hanya datang belakangan
Mengais dan mengemis cintamu

Andai waktu bisa diulang. sudah dari awal aku kan mulai berani
Mendekat dalam pintu hatimu

Tak pantaslah pengemis di kasihani
Biarlah waktu terus berjalan dan menuju haribaannya

Biarlah puisi ini berantakan akan kata
Itu dia menggambarkan pecahnya hati

Biar pula kata menyebalkan itu kau deru
Memang beginilah adanya pengemis

Lelah hati ini mencari
Lelah pula untuk memulai
Maaf aku memang menyebalkan
Karena hal itulah yang bisa disampaikan
Bukti aku masih berharap kepadamu⁠⁠⁠⁠

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s