PERLUNYA MENELADANI HIDUP SEORANG KYAI ATAU ULAMA

pesantren_tempo_dulu

Hidup yang tentram atau membahagiakan itu adalah hidup yang mengikuti seorang ulama atau kiyai, menteladani bagaimana kyai menjalani hidupnya yang dimulai saat jam tiga malam bangun  sholat malam dan dzikiran sampai menjelang subuh datang. Dan di teruskan dengan sembayang sholat subuh berjamaah. Sholatnya seorang kyai tak pernah absen selalu banyak sholat berjamaah, serta ditambahi dengan sholat sunnah yang lainnya. Setiap hari ngajar santrinya dengan bacaan kitab kuning dan selalu mendoakan yang terbaik untuk santrinya. Hidupnya hanya di dedikasikan hanya untuk mencari ridho Allah, berbuat kebaikan itu karena Allah, menolong seseorang pun juga karena Allah. Di hatinya hanya penuh nama Allah. Yang di takuti hanya Allah, yang membuat berani juga Allah. Hidup hanya untuk Allah dan matipun untuk Allah, bukan untuk santrinya, bukan untuk kebaikannya, bukan untuk menolong orang yang membutuhkan pertolongan apalagi untuk mencari kekayaan.

Ulama’ atau kyai adalah row material manusia yang ideal yang saat ini bisa kita kadikan idola dan panutan. Wawasannya yang luas tentang agama dan pendedikasian hidupnya hanya untuk Allah menjadi suatu point yang harus kita tiru. Bolehlah kita menjadi apapun yang kita mau, pemain sepak bola, musisi, penulis,engginering, politikus, aktivis peduli lingkungan dan banyak lainnya, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa profesi itu semua harus kita niatkan untuk Allah. Karena Allahlah tujuan kita.

Kita tidak perlu menjadi seorang kyai atau ulama’. Yang kita perlukan adalah menteladani hidupnya atau mendekatkan diri kepadanya untuk di tuntun ke arah hidup yang tentram dan baik. Karena di duniai ini peran apapun yang di jalankan oleh manusia akan mengisi setiap kekosongan yang ada. Kita perlu penjual, kita perlu jasa petani, kita perlu jasa seorang guru, kita perlu presiden, kita perlu ahli listrik, dan sebagainya. Mereka tidak mungkin bisa menjadi kyai. Maka dari itu perlunya kita menteladani hidup seorang kyai adalah untuk menyaring sikap dan hati yang tulus untuk beribadah kepada Allah, meniru amalan amalan yang kyai ajarkan, mengerjakan perintah dan menjauhi larangan kyai. Dan manut serta ta’dhim kepada seorang kyai adalah suatu yang kita butuhkan.

Keruwetan di dunia ini disebabkan oleh tingkahlaku manusia yang menjauh dari tingkahlaku Kyai. Banyak sekarang manusia yang mengidolakan tokoh aktris yang kaya, hingga itu memberikan gambaran hidup bagi penggemarnya untuk menjadi seorang bintang aktris yang ia idolakan. Padahal aktris itu kebanyakan adalah orang-orang yang mendedikasikan hidupnya untuk kepopuleran dan kekayaan. Sedangkan kepopuleran dan kekayaan tidak memberikan ketenangan hidup. Karena adanya sifat memiliki kepada benda yang tidak abadi maka hati manusi akan ketakutan jikalau mereka merasa kehilangan benda tersebut. Padahal benda tersebut akan menghilang dan hancur. Hanya Allahlah yang abadi selain Allah tidaklah abadi, maka seharusnya kita hanya menggantungkan diri kepada Allah tidak kepada selain Allah, dan sebagai tuntunan yang baik untuk mengarahkan hidup kita menjadi hidup hanya karena Allah adalah dengan dekat dengan para kyai dan menteladani setiap langkah hidupnya,

Saya kira menjadi apapun boleh asalkan kita tetap dekat dengan para kyai. Hidup dalam naungan kyai dan mendedikasikan kemampuan dan harta kita untuk kyai agar bisa di arahkan menuju hidup yang tentram yaitu hidup yang hanya di dedikasikan untuk Allah semata.

Iklan

2 thoughts on “PERLUNYA MENELADANI HIDUP SEORANG KYAI ATAU ULAMA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s