MEMBACA DAN MENULIS

Terkadang ia semena-mena munculnya, semangat untuk membaca dan menulis ada begitu saja, terkadang juga menghilang begitu saja, ketika seperti itu semangat untuk membaca dan menulis loyo dan akibatnya jika di paksakan akan menjadi tak menarik, misalkan ketika tidak semangat membaca. Membaca menjadi suatu hal yang tidak mengasyikkan serta sangat susah sekali mencerna informasi baru. Akibatnya seharian tidak ada bacaan baru yang di baca.

Padahal ketika ada motifasi membaca, itu di dalam hati rasanya menggebu-gebu sehari ingin menghabiskan satu buku penuh, dan di rutinkan, agar informasi baru bisa terus mengalir. Ya ibaratnya membaca menjadi vitamin tersendiri bagi otak. Karena dengan membaca kita serasa sedang berbicara dengan si pengarang bacaan. Ya bisa di bilang menjelajahi alur berpikirnya si pengarang lewat kata-kata yang di susunnya.

Bagai mana dengan menulis? Wahh kalau ini juga seperti membaca, ia meletup saja. Tidak memandang tempat baik mau di toilet atau di masjid, atau malah di jalan sambil mengendarai motor. Ya meletup begitu saja. Tetapi ketika saya fokusi untuk menulisnya, ia bagaikan uap air yang menghilang membumbung begitu saja ke angakasa. Padahal waktu itu banyak kata dan ide yang bagus, tetapi begitulah dunia menulis. Kadang ia butuh kerjainan dan ke konsistenan yang terus menerus dengan motivasi menulis apapun, yang penting membuat senang bagi penulis.

Ngomong-ngonong soal nulis, biasanya kalau kita terjebak pada ketentuan harus begini-harus begitu, itu menjadi serat tersendiri yang akan menjadikan macet untuk menulis. Takut tidak bagus lah, takut nanti berhenti di tengah jalan lah. Takut setres lah dan sebagainya. Karena menulis dengan ketentuan itu berarti mengikatkan pikiran kita kedalam aturan-aturan umum yang mengikat. Ini mungkin yang menjadi alasan mengapa kita menjadi macet menulis, karena kita serasa tidak bebas. Kita serasa di kurung dalam sangkar, tidak bisa bebas terbang ke angkasa sebebas bebasnya.

Membaca!, yang membuat macet membaca itu ketika saya ada aktivitas lain yang lebih memacu saya untuk melakukannya, semisal main game atau mengerjakan tugas, atau stress akibat mikirin tugas yang tidak ada actiaon untuk mengerjakannya. Begitulah info terkait membaca dan menulis saya hari ini. Semoga bisa bermanfaat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s