RUH

Yang nyata adalah lembut Yang berpindah hanyalah lembut Pada cangkang yang di tinggal oleh lembut Terurai jua menjadi lembut Wahai dikau yang tak percaya Pada keajaiban doa yang lembut Dari desiran hati yang berdenyut Menggoyangkan irama sang lembut Lihatlah keangkasa luas Yang menganga tanpa batas Lihatlah kedalam diri materi Yang menyempit tanpa tepi Hanya lembut … Lanjutkan membaca RUH

Iklan

PERJUMPAAN

Berbondong-bondong anak Adam dan hawa Berkumpul guna berbicara dan berjumpa Di himpit hiruk pikuk asap kota Dan kesederhanaan tata desa Mereka berpadu dan bertatap muka Melepas resah yang begitu terasa Berbagi bahagia pada sesama Menempuh jarak yang lama Bertaruh harta dan nyawa Demi perjumpaan pada keluarga Yang menanti di rumah tempat bermula Kawan Begitulah perjumpaan … Lanjutkan membaca PERJUMPAAN

CINTA PERTAMA

Wahai Cinta Bukan kata yang dikelola Ungkapkan rasa Tetapi rasa yang mengelola Ungkap kata Wahai Cinta Diharibaanmu yang sudah tua Aku bersimpuh sujud berduka Atas tindak langkah putra Yang tidak membangga Wahai Cinta Aku melepas baju manusia Bersujud dibawah kakimu yang mulia Berpeluk cinta yang pertama Saat aku menginjak di bumi Manusia Wahai Cinta Gerbang … Lanjutkan membaca CINTA PERTAMA

SIAPA KAU

Wahai Amarah Siapa kau sebenarnya, yang berani-beraninya mengendalikan diriku tanpa arah tujuan Wahai Keinginan Siapa kau sebenarnya, yang berani-beraninya menuntun arah hidupku sesukamu Wahai Kesombongan Siapa kau sebenarnya, yang berani-beraninya membanggakan dariku atas segala sesuatu Wahai Ketakutan Siapa kau sebenarnya, yang berani-beraninya membuat aku tak berdaya berbuat Wahai Keberanian Siapa kau sebenarnya, yang berani-beraninya kau … Lanjutkan membaca SIAPA KAU

BIRAHI SESAAT

Sesaat sesaat birahi muncul Sesaat sesaat birahi menghilang Sesaat yang lama Sesaat yang pendek Sesaat yang semu Hadirmu seolah olah petaka Bagi para pejalan kaki yang lupa pada tujuan Tetapi bagi Tuhan Apa yang petaka Petaka adalah anugrah Bagi segala mahluk yang mendapat hikmah