MENGUNGKAP

Ada kata bermakna goyah
Ku katakan pada sang hampa
Ungkapkan makna sedalam lautan
Sejatinya itu tak semudah berkata

Akankah buta berlanjut pada malam
Yang mengiringi kelabu sang hampa
Artikan kata yang mulai memudar
Niat berjumpa berkata syahadad

Gaung yang retak pada diri
Kini ia mulai melambay-lambay
Angkatkan arti yang sebenarnya
Menghempaskanku pada ikatan
Ungkapkan sebuah arti kata

Iklan

PAMFLET

Hai ana
Aku rindu pada ceria ana
Ntah kini hilang kemana
Aku tak lagi menjumpa

Mungkinkah ceria
Aku bisa lagi menjumpa
Rupamu yang gemila
Di saat kita berjumpa
Indahnya permata
Yang menjadi primadona
Angkat kaki tak sepada
Ntah, tak sebanding dengan cerianya
Ana

ANGKA

Pada lembar ke 18 dan 19
Aku ingin menulis sebuah kata
Kutorehkan pena pada kertas cinta
Agar engkau tahu apa yang kurasa

Pada lembar ke 18 dan 19
Ada angka disitu kita pertama ada
Menginjakkan kaki diatas dunia
Supaya kita bisa berjumpa

Pada lembar ke 18 dan 19
Sambung menyambung Kata
Tutup menutup mata
Hadap menghadap muka

Cintaku padamu yang kuharap

Angka 1 dan 7
Ada istimewa yang berpadu
Dalam takdir yang berlalu
Dan wajib sholat lima waktu

Angka 1 Dan 7
Seperti keistimewaan itu pula
Harapku pada sang kuasa
Kita diperjumpa pada kesempurnaan jumpa

Cintamu padaku yang kuharap

Selisih 1 Angka
Pada melodi aku menulis resah
Pada pamflet aku menulis cerah
Pada cakrawala aku menulis harapan dan pasrah

CintaNya pada kita yang kuharap

CAKRAWALA

Diatas daya upaya berlalu sudah
Bimbang dan keyos kini tinggal kata
Tutur dan lakumu tak seelok sepadan
Ketika kita berjumpa dahulu kala

Haruskah senja merah kini datang membungkam
Atau ia kembali ke ufuk timur cakrawala
Sebagai harapan insan lentera fajar
Menunggu dan menanti sang Rahmad
Menjemput takdir sang ilahi robbi
Di lautan tulis yang disebut arsy
Akhirnya
Hanya padamu tuhan
Aku menyebut namanya dalam bingkai doa

SAJAK PEMUDA

Melihat kebencian
Yang kini menggelora di atas bumi pertiwi
Melihat keutuhan NKRI
Yang kini mulai terancam bubar bercerai
Melihat cita-cita bangsa
Yang kini banyak pemuda yang lupa dan lalai

Para pemuda
Berkumpul diatas altar perjuangan
Bersama-sama melantunkan sumpah

Kami para pemuda Indonesia bersumpah atas nama tumpah darah pribumi diatas tanah ibu pertiwi tidak akan menyebarkan kebencian kepada sesama

Kami para pemuda Indonesia bersumpah atas nama tumpah darah pribumi diatas tanah ibu pertiwi akan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Kami para pemuda Indonesia bersumpah atas nama tumpah darah pribumi diatas tanah ibu pertiwi akan menjunjung tinggi cita-cita luhur bangsa yang tertuang dalam pembukaan UUD 45 dan Pancasila