KATA 107

Kenikmatan sesungguhnya adalah ketika kita mempunyai kesibukan yang bermanfaat

Iklan

MUDA

Muda itu tempatnya orang untuk banyak-banyak berpuasa, puasa diri bertirakat, menempa diri menuju hari tua yang menginspirasi. Kalau bisa kemajuan-kemajuan yang baik mulai di pupuk. Yang ndak baik mulai di buang. Karena muda itu tempatnya orang yang nantinya tumbuh mau jadi pribadi yang baik, atau pribadi yang buruk. Seperti halnya Batang tumbuhan yang muda. Mudah sekali ia dibentuk mau di belokkan ke kanan oke. Mau di belokkan ke kiri juga oke, mau diplintar plintar manut, mau di odot atau dijingkir balikkan juga manut.

Sayangnya kalau sudah tua  yang bahaya. Coba lihat Batang pohon yang sudah tua dan lapuk. Mereka tak bisa dibentuk lagi, dibelokkan susahnya minta ampun. Jika kita terlalu keras membelokkan maka patahlah yang terjadi. Seperti halnya batang pohon tersebut, manusia jikalau sudah tua juga seperti itu, ia akan mencerminkan perilaku yang biasa dilakukan diwaktu mudanya. Jika mudanya giat tuanya juga giat, jika mudanya malas maka malas pula tuanya.

Bagi anak muda, sejak sekarang mulailah berperilaku dan berakhlak yang baik. Biasakan melakukan hal-hal yang baik yang menginspirasi generasi penerus.

MENGUNGKAP SYUKUR

Hidup itu adalah tempat kita bersyukur atas kenikmatan yang dikaruniakan oleh Tuhan kepada makhluknya. Karena kita adalah juga termasuk makhluknya maka dalam berhidup kita harus selalu memujinya.

Sekiranya kita merasa kok kita begini dan yang lain begitu. Kita merasa Tuhan tak Adil menciptakan kita, mereka cantik, mereka kaya sedangkan kita, kita jelek dan tak kaya pula. Maka ingatlah bahwa engkau sebenarnya tak berhak menanyakan ke ada an mu atau ketidak ada an mu di dunia ini. Semua yang terjadi di dunia ini adalah kehendak Tuhan.

Alhamdulillah kita masih diberi kenikmatan menghirup udara segar. Bagaimana coba jika kita tak mampu menghirup udara segar. Bagaimana rasa sakitnya? Alhamdulillah kita masih diberi mata untuk melihat, bagaimana kalau kita buta dengan hidup tak mampu melihat keindahan warna. Alhamdulillah kita masih mempunyai tangan dan kaki untuk memegang dan berjalan. Apa jadinya jika kita tak mempunyai keduanya?.

Hidup adalah bagaimana kita pintar-pintarnya mengelola rasa syukur dan mengambil hikmah dari apapun yang ditakdirkan Tuhan kepada kita. Dan bersyukur adalah memfungsikan segala sesuatu yang diberikan oleh Tuhan kepada kita dengan sebaik-baiknya di jalan yang diridhoi-Nya, pastinya dijalan yang diridhoi-Nya adalah jalan yang baik.