JANGAN MELUPA

Jika lalat saja mampu mendefinisikan dirinya, dihadapan Tuhan yang Maha Esa Bagaimana dengan kita!, masih saja sibuk dengan urusan tak terdefinisikan Hingga kita lupa pada sesuatu yang penting Tuhan Sebagai pujangga yang sedang dirundung cinta Bagaimana aku mampu bangkit Dari patahan yang kini sedang berkecamuk didalam jiwa Oleh sebab kekurangan yang Engkau berikan Atau ketidak … Lanjutkan membaca JANGAN MELUPA

KATA 94

Jadilah seperti daun. Daun tidak pernah meminta balasan kepada bunga dan buah yang telah mensuplai energi kehidupan kepada mereka. Daun tidak pernah meminta dianggap dan diapresiasi batang dan ranting yang telah memberikan kekuatan pada mereka. Ketika membusuk dan tidak berguna lagi bagi bunga, buah, batang, dan ranting daun pun rela jatuh dan diinjak oleh manusia … Lanjutkan membaca KATA 94

HUJAN

Hujan kini tak seindah yang kudengar Tetesnya tak lagi mengingatkan pada rindu Yang sering diucapkan oleh kawan-kawan lama Seakan-akan baru kemarin Kita berjumpa dengan senyum dan tawa Menari bersama direrumputan sawah Menyambutmu wahai hujan yang dinanti Kehadiranmu sangat dinanti-nanti Oleh doa dan harapan pak tani Tuk membasahi tanah gersang oleh terpaan panas Yang amat lama … Lanjutkan membaca HUJAN

KENAPA HARUS KAMMI?

KAMMI? saya sungguh tidak bisa membayangkan apabila seluruh mahasiswa di negeri ini menjadi anggota atau malah kader KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) yang cendrung dekat dengan partai PKS. kira-kira nanti bentuk masyarakatnya akan jadi seperti apa ya?, bayangan saya nanti yang pertama akan bakalan banyak distorsi bahasa semacam saya akan menjadi ana, kamu akan … Lanjutkan membaca KENAPA HARUS KAMMI?