SATU HARI UNTUK BERAMAL

Paradikma Pendidikan hari ini yang cendrung melahirkan manusia-manusia bersifat individualis yang tidak peduli terhadap nasib orang-orang disekitarnya. Lingkungan sekolah yang hanya menjalin interaksi antara sesama siswa, guru, dan orang-orang di sekitarnya, tidak terhadap orang lain yang berada diluar lingkungan sekolahan. Siswa hanya mengenal orang-orang yang berada dilingkungan sekolahnya saja sehingga rasa peduli terhadap orang-orang yang tidak mampu di luar lingkungan sekolah tidak terbentuk sejak dini. Sekolah hanya mencetak anak-anak  kita untuk menjadi manusia yang puduli kepada dirinya sendiri atau kepada keluarganya, terlihat dari niat mereka ketika akan menginjak ke perguruan tinggi. ‘’ setelah lulus dari SMA ingin kuliah dimana?’’ dan kebanyakan siswa akan menjawab ‘’ saya ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi A agar bisa masuk ke Perusahaan ternama”, “saya ingin masuk Perguruan Tinggi B dan masuk Jurusan Kedokteran, karena gaji seorang dokter sangat besar”. ‘’ saya ingin masuk ke Perguruan Tinggi C dan masuk Jurusan Sistem Informasi karena prospek mendapatkan pekerjaan lebih cepat dan lulusannya banyak dibutuhkan di banyak perusaan ”.

Apabila pandangan seperti itu sudah tertanam sejak kecil maka sekolah hanya akan melahirkan orang-orang yang tidak peduli terhadap lingkungan, orang-orang  dengan latar belakang kaya akan selalu berteman dengan sesamanya, dan orang-orang dengan latar belakang miskin juga akan berteman dengan sesamanya. Jika hal ini tetap terjadi maka bisa di pastikan jurang kesenjangan antara yang kaya dengan yang miskin akan semakin dalam, baik itu berupa kesejahteraan hidup maupun hubungan sosial. Untuk itu perlu adanya suatu program pendidikan yang perlu ditanamkan sejak dini pada anak-anak kita, dengan adanya peringatan satu hari untuk beramal maka diharapkan para siswa terbiasa untuk beramal dan peduli akan nasib orang-orang yang tidak mampu disekitar lingkungan rumah mereka.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s